Profil Desa

Sejarah Desa

Apa Dan Siapa Desa Kumbewaha?

Asal-Usul dan Identitas Kumbewaha.

Desa Kumbewaha merupakan bekas wilayah kadie dalam struktur Kesultanan Buton, yang secara historis memiliki status otonom dan peran penting dalam konsorsium politik lokal. Kadie ini berakar dari jalur bangsawan Kaomu dan dikenal sebagai pulanga dari keturunan Sultan Buton IV, La Buke. Secara geografis, wilayahnya mencakup bagian dari Kecamatan Siotapina dan sekitarnya.

Nama “Kumbewaha” memiliki beberapa versi etimologis. Salah satunya berasal dari kata kumbe yang berarti mekar atau berkembang, dan waha yang berarti waktu atau musim, sehingga dimaknai sebagai “mekar seiring waktu.” Versi lain menyebutkan bahwa Kumbewaha berarti “tempat berkumpul makhluk hidup,” merujuk pada tradisi tahunan di mana masyarakat berkumpul untuk merayakan hasil panen dan kehidupan bersama.

Identitas Kumbewaha tidak hanya dibentuk oleh struktur pemerintahan adat, tetapi juga oleh nilai-nilai spiritual, sistem sosial, dan hubungan kekerabatan yang kuat. Desa ini menjadi ruang tumbuh bagi generasi yang menjaga warisan leluhur sekaligus membuka diri terhadap perubahan zaman.

Tokoh Sentral dan Jejak Sejarah.

Sejarah Kumbewaha tidak lepas dari peran tokoh-tokoh penting seperti La Kabhaura, La Bula, dan La Buke. La Kabhaura dikenal sebagai pemimpin awal yang membentuk struktur kekuasaan lokal. Putranya, La Bula, kemudian menjadi figur sentral dalam konsorsium Kamboru-Mboru Talu Palena, sebuah aliansi politik yang berperan dalam pemilihan elite Kesultanan Buton.

Sultan La Buke (1632–1654), putra La Bula, merupakan tokoh yang menonjol dalam sejarah Buton. Ia dikenal karena perlawanan terbuka terhadap VOC dan kontribusinya dalam pembangunan Benteng Keraton Wolio. Benteng ini menjadi simbol monumental kekuasaan lokal dan kini diakui sebagai benteng terluas di dunia. Arsitekturnya mencerminkan strategi pertahanan dan estetika khas Buton yang masih bertahan hingga kini.

Kumbewaha juga menjadi saksi berbagai dinamika politik dan sosial, termasuk konflik internal dan penurunan populasi akibat perang. Namun, warisan sejarah tetap dijaga melalui narasi lisan dan struktur adat yang diwariskan lintas generasi.

Warisan Kadie dan Keberlanjutan Identitas.

Pasca masa kejayaan dan konflik, memori Kadie Kumbewaha tetap hidup melalui tokoh-tokoh seperti La Polimba dan La Patta Alam. Mereka berperan dalam menjaga kesinambungan spiritual dan sosial masyarakat, serta memperkuat identitas lokal di tengah perubahan zaman.

Tradisi, nilai adat, dan struktur sosial yang diwariskan dari masa kadie menjadi fondasi kehidupan masyarakat Kumbewaha saat ini. Warisan ini tidak hanya hadir dalam bentuk fisik seperti situs sejarah dan benteng, tetapi juga dalam praktik budaya, sistem musyawarah, dan semangat gotong royong.

Kini, Kumbewaha mulai bertransformasi secara digital melalui inisiatif seperti Klik Kumbewaha, yang bertujuan mendokumentasikan sejarah, mempromosikan potensi lokal, dan memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan desa. Dengan semangat kemandirian dan kolaborasi, Kumbewaha menunjukkan bahwa warisan lokal dapat menjadi landasan kuat untuk inovasi dan keberlanjutan.

Tentang Desa

Gambaran Umum Tentang Desa Kumbewaha

Warisan Sejarah dan Identitas Lokal​

Desa Kumbewaha terletak di Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Secara historis, desa ini merupakan bekas wilayah kadie dalam struktur Kesultanan Buton, dengan akar budaya yang kuat dan sistem sosial berbasis adat. Nama “Kumbewaha” memiliki makna filosofis yang merujuk pada pertumbuhan dan kebersamaan, mencerminkan karakter masyarakat yang menjunjung tinggi gotong royong dan nilai tradisional. Tokoh-tokoh seperti La Kabhaura dan Sultan La Buke menjadi bagian penting dalam narasi sejarah desa, yang diwariskan melalui tradisi lisan dan struktur adat. 

Benteng Keraton Wolio, yang dibangun pada masa Sultan La Buke, menjadi simbol monumental kekuasaan lokal. Identitas Kumbewaha terus hidup dalam praktik budaya, musyawarah warga, dan semangat menjaga warisan leluhur. Kumbewaha kini berkembang melalui inovasi digital, promosi UMKM, dan kolaborasi warga menuju desa mandiri dan berkelanjutan.

Demografi Desa

Data Umum Desa Kumbewaha

Jumlah Penduduk
0
Jumlah Kepala Keluarga
0
Dusun
0
Perangkat Desa

Struktur Perangkat Desa

pengurus desa 12
pengurus desa 08
pengurus desa 10
pengurus desa 09
pengurus desa 05
pengurus desa 06
pengurus desa 04
pengurus desa 03
pengurus desa 02
pengurus desa 11
pengurus desa 07
pengurus desa 01

Jelajahi Lebih Banyak Tentang Kumbewaha!